Galangkita.com - Tidur merupakan hal yang tidak
bisa dipisahkan dari kehidupan manusia sebagai makhluk hidup. Ia
merupakan kebutuhan pokok bagi manusia layaknya makan, minum dan
bernafas. Sayangnya banyak orang yang tidak tahu pentingnya tidur,
sehingga sering kita dapati dari mereka membuang-buang waktu hanya untuk
melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat.
Agama Islam mempunyai
sejumlah tata cara dan aturan sebelum seseorang beranjak ke tempat
tidur. Tata cara dan aturan ini bertujuan nantinya agar kita terhindar
dari segala macam gangguan dan godaan, baik itu dari segi spiritual,
seperti godaan setan, atau dari segi kesehatan, seperti badan tidak
fresh ketika bangun dari tidur.
Semua godaan dan gangguan tadi
mempunyai penangkalnya dalam islam sesuai yang Rasulullah ajarkan, kali
ini akan kita bahas lebih mendalam tentang doa tidur dan segala macam
hal yang harus diperhatikan sebelum tidur, semoga bermanfaat.
Sunnah Nabi Sebelum Tidur
1. Berwudhu sebelum tidur
Rasulullah
SAW mengajarkan pada kita melalui haditsnya melakukan wudhu seperti
wudhunya sholat ketika akan tidur. Ada maksud tersendiri dari berwudhu
ini, dalam suatu hadist, Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa seorang
muslim itu semua urusannya adalah baik. Nah, kenapa semua urusan muslim
itu baik? Salah satu alasannya adalah karena semua urusannya itu di
niatkan untuk beribadah.
Begitu juga dengan perkara tidur ini,
seorang muslim hendaknya meniatkan tidur itu sebagai ibadah dengan
melakukan wudhu dahulu sebelumnya. Sebelum tidur kita bisa meniatkan
beribadah kepada Allah agar cepat bangun dan lebih semangat dalam
beribadah esok harinya. Hal kecil seperti ini bila dibiasakan akan
menjadi habit yang bagus bagi kehidupan pribadi kita sebagai muslim
nantinya.
Ada sebuah riwayat dari Imam Bukhari dan Muslim, dari Al
Barra bin Azib, bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”Jika engkau hendak
menuju pembaringanmu (tempat tidurmu), maka berwudhulah seperti engkau
berwudhu untuk shalat, kemudian berbaring lah di rusuk mu sebelah kanan
lalu ucapkanlah doa:” Ya Allah sesungguhnya aku menyerahkan jiwaku hanya
kepada-Mu, kuhadapkan wajahku kepada-Mu, kuserahkan segala urusanku
hanya kepada-Mu, kusandarkan punggungku kepada-Mu semata, dengan harap
dan cemas kepada-Mu, aku beriman kepada kitab yang Engkau turunkan dan
kepada nabi yang Engkau utus” dan hendaklah engkau jadikan doa tadi
sebagai penutup dari pembicaranmu malam itu. Maka jika engkau meninggal
pada malam itu niscaya engkau meninggal di atas fitrah”
2. Bebaring di Atas Rusuk Sebelah Kanan
Dalam
sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim,
Rasulullah SAW bersabda “Berbaringlah diatas rusuk sebelah kanan mu.”
Dalam riwayat yang lain Rasulullah SAW juga bersabda “Rasulullah SAW
apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” Hadits
ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi.
Setelah diteliti
lebih dalam, ternyata tidur yang Rasulullah SAW contohkan ini mempunyai
manfaat secara medis. Manfaat tidur diatas rusuk sebelah kanan adalah
mempermudah dan mengistirahatkan kerja lambung kita. Maka efek yang
dirasakan tubuh ketika bangun tidur adalah segar dan bugar. Inilah
kiranya, mengapa kita harus tidur dengan posisi rusuk di sebelah kanan.
3. Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur
Tuntunan
membaca ayat kursi sebelum tidur ini Rasulullah SAW contohkan agar kita
terhindar dari segala macam godaan setan dari awal kita tidur hingga
bangun kembali. Maka, setelah kita berwudhu, kemudian memposisikan diri
dengan rusuk kanan disebelah bawah, kita membaca ayat kursi ini sebelum
membaca doa tidur. Ketika membaca ayat kursi ini, kita juga dianjurkan
membaca tiga surat terakhir dalam Al-Quran, yaitu surat Al-Ikhlas,
Al-Falaq, dan An-Naas.
Fungsi tiga surat akhir ini juga sama
dengan ayat kursi tadi, yaitu melindungi kita dari gangguan dan godaan
setan yang terkutuk. Semoga tidur kita menjadi tidur yang Allah nilai
sebagai ibadah. Amiin
4. Tidur Sesegera Mungkin Setelah Sholat Isya’
Ada
sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim yang
menyiratkan maksud agar tidur sesegera mungkin setelah isya’. Hadist itu
berbunyi: “Rasulullah SAW membenci tidur malam sebelum (Shalat Isya’)
dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.”
Dari
hadist diatas secara tidak langsung menyiratkan akan anjuran tidak tidur
terlalu malam. Tujuan dari anjuran ini tentu agar kita lebih mudah
bangun untuk melaksanakan shalat malam dan melaksanakan shalat subuh
tepat pada waktunya. Semoga kita diberi kemudahan untuk bangun lebih
awal.
Oleh karena itu, kamu harus
memerhatikan kualitas tidurmu, jangan sampai kamu mengalami banyak tidur
akan tetapi badanmu masih terasa lemas dan mengantuk karena kualitas
tidurmu tidak bagus, bahkan sering bermimpi buruk.
Ada dua buah doa yang dapat kita amalkan sebelum kita tidur, yaitu doa yang panjang dan doa yang pendek.
Doa
ini dua-duanya shohih, oleh karena itu, kamu dapat membaca doa mau
tidur yang mana saja; yang panjang atau pendek. Akan tetapi jika dilihat
dari artinya, maka doa yang panjang itu lebih baik.
Doa mau tidur yang panjang:
Do’a Sebelum Tidur
اَللَّهُمَّ
أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ،
وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً
وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ
إِلاَّ إِلَيْكَ،
آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ
أَرْسَلْتَ
Allohumma
aslamtu nafsii ilaika, wa fawwadhtu amrii ilaika, wa wajjahtu wajhiy
ilaika, wa alja’tu zhohrii ilaika, roghbatan wa rohbatan ilaika, laa
malja’a wa laa manja’a min ka illa ilaika, aamanta bikitaabikal ladzii
anzalta wa nabiyyikal ladzii arsalta.
Artinya:
“Ya
Allah, aku menyerahkan diriku kepada-Mu, aku menghadapkan wajahku
kepada-Mu, aku serahkan semua urusanku kepada-Mu, aku menyandarkan
punggungku ke-pada-Mu. Karena mengharap dan takut kepada-Mu.
Sesungguhnya tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari
(ancaman)-Mu kecuali kepada-Mu. Aku beriman kepada Kitab yang Engkau
turunkan dan kepada Nabi yang Engkau utus.”
Nabi
Muhammad SAW bersabda, “Apabila engkau mati pada malam itu, maka engkau
mati di atas fitrah (Islam). Dan jadikanlah kalimat (dzikir) itu
sebagai kalimat terakhir yang engkau ucapkan.” (HR. Al-Bukhari no. 247,
6311, 6313, 6315 dan 7488, Muslim no. 2710, Abu Dawud no. 5046,
at-Tirmidzi no. 3394, dan Ahmad IV/290).
Doa sebelum tidur yang pendek:
بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ
BismikaAllahumma ahya wa amuut(u).
Artinya:
“Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan (dengan nama-Mu pula) aku mati.”
Doa ini shohih berdasarkan hadits Nabi SAW yang diambil dari kitab Riyadhus-Shalihin:
عَنْ
حُذَيْفَةَ وَأَبِىذَرٍّ رَضِىَاللّهُعَنْهُمَا قَالَ : كَانَ رَسُولُ
اللهِ صَلَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَاأَوَى إِلىَ فِرَاشِهِ قَالَ :
بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَاوَأَمُوتُ ، وَإِذَااسْتَيْقَظَ قَالَ :
اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَمَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ
النُّشُورُ . رَوَاهُ الْبُخَارِىُّ
Artinya:
Hudzaifah
r.a. dan Abu Dzarr keduanya berkata, “Adalah Rasulullah saw. jika akan
tidur membaca: bismikaAllahumma ahya wa amuutu (Dengan nama-Mu ya Allah
aku hidup dan mati), dan apabila bangun tidur membaca: alhamdulillahil
ladzii ahyaana ba’da maa amaatanaa wa ilaihin-nusyuur (Segala puji bagi
Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada
Allah akan bangkit). (HR Bukhari)
Tidur
dalam do’a di atas disebut dengan kematian, kerana memang tidur adalah
saudara kandung dari kematian. Sebagaimana yang termaktub di dalam
firman Allah ‘Azza wa Jalla:
وَهُوَ
الَّذِي يَتَوَفَّاكُمْ بِاللَّيْلِ وَيَعْلَمُ مَا جَرَحْتُمْ
بِالنَّهَارِ ثُمَّ يَبْعَثُكُمْ فِيهِ لِيُقْضَى أَجَلٌ مُسَمًّى ثُمَّ
إِلَيْهِ مَرْجِعُكُمْ ثُمَّ يُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Artinya
: “Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa
yang kamu kerjakan pada siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada
siang hari untuk disempurnakan umur (mu) yang telah ditentukan,
kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu
apa yang dahulu kamu kerjakan.” (Al-An’am ayat 60)
Ibnu
Katsir (rahimahullah) di dalam tafsirnya mengatakan, “Allah SWT
mengabarkan bahwa Dia mematikan hamba-hamba-Nya dalam tidur mereka di
waktu malam.”
Allah SWT berfirman:
اللَّهُ
يَتَوَفَّى الأنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا وَالَّتِي لَمْ تَمُتْ فِي
مَنَامِهَا فَيُمْسِكُ الَّتِي قَضَى عَلَيْهَا الْمَوْتَ وَيُرْسِلُ
الأخْرَى إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى
Artinya:
“Allah
memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang
belum mati di waktu tidurnya; maka Dia tahanlah jiwa (orang) yang telah
Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu
yang ditentukan.”
(Az-Zumar ayat 42)
Bangun
tidur adalah hal yang tidak mudah bagi semua orang, mungkin bagi orang
yang sudah terbiasa cepat bangun akan dengan mudah. namun bagi sebagian
rang yang belum terbiasa mungkin akan mengalami kesulitan untuk bangun
sesuai yang diinginkan.
Hal seperti bangun pagi akan menjadi
cobaan yang berat dalam kehidupan bagi seseorang, apalagi ketika ada
perjanjian yang sangat penting pasti akan bermasalah jika tidak bisa
bangun tepat waktu. Hingga seseorang tidak menepat janjinya dengan
alasan telat bangun.
Seseorang harus melawan rasa kantuk yang
begitu berat untuk awal-awalnya supaya bisa membuka mata. kadang juga
Anda tidak rela karena rasanya mata merasa baru terpejam sekejap
saja.kasur yang empuk memeang tepat paling nyaman di dunia yang membuat
Anda enggan untuk beranjak darinya.
Perjuangan untuk bangun pagi
memang tidak mudah. Belum lagi ketika baru bangun Anda harus menghadapi
rasa malas yang sangat luar biasa. mka dari itu Anda harus mulai
membiasakan untuk meudah bangun. Nah, simak penjelasan berikut ini agar
Anda bisa bangun dan tidak sampai telat bangun lagi.
Hal Yang Bisa Dilakukan Supaya Mudah Bangun

http://www.adibkhoirul.perjalanankita.com/
Niat
Dengan
niat yang tulus dan tekat yang kuat akan membuat Anda mudah bangun,
karena Anda akan terus terpikirkan untuk persiapan bangun pagi. dan
usahakan dengan tekad untuk melakukan kebaikan seperti untuk ibadah
misalnya.
Karena niat kebaikan Anda begitu besar, Allah swt pasti
akan membantu anda untuk bisa cepat bangun bahkan tepat atau sebelum jam
yang Anda inignkan untuk bangun.Nah, ingat pertama harus mempunyai
modal dengan niat yang kuat, kekuatan anda untuk mudah bangun tergantung
dengan kekuatan niat anda, ketulusan dan tujuan Anda untuk cepat
bangun.
Doa
Dengan modal niat saja tidak
cukup untuk bisa mudah bangun, karena walaupun sebesar apapun niat kita
tetapi kalau Allah swt tidak mengijinkan pasti Anda tidak akan bisa
bangun dengan tepat.Maka selain niat yang kuat, Kita harus berdoa kepada
Allah swt dengan harapan bisa bisa diudahkan untuk mudah bangun. Karena
ini yang sangat penting yang biasanya sering ditinggalkan.
Usaha Yang Harus Dilakukan Agar Mudah Bangun
Kemudian,
sesudah berniat dan berdoa kita harus berusaha, karena pepatah
mengatakan “berdoa tanpa usaha adalah bohong, dan sebaliknya berusaha
tanpa doa adalah sombong” Dari pepatah di atas, bisa kita mengambil
kesimpulan selain kita berdoa kita harus berusaha agar hasil yang kita
dapatkan akan maksimal. Selanjutnya usaha yang bisa kita lakukan
diantaranya:
Usaha pertama yang bisa kita lakukan dan yang paling
mudah adalah dengan memasang alarmsesuai dengan keinginan kita bangun.
Dengan adanya alrm kita bisa bangun ketepat waktu ketika alrm sudah
berbunyi.
Selain itu, kita juga harus memberikan hak tubuh untuk
beristirahat, karena dengan istirahat yang cukup akan membuat kita mudah
untuk bangun. karena tubuh yang capek juga membuat malas untuk bangun.
Kemudian
berwudhu sebelum tidur adalah salah satu usaha yang sangat dianjurkan,
karena apabila tubuh dalam keadaan suci akan dijaga oleh melaikat dai
gangguan setan yang membuat kita ,malas untuk bangun tidur. Nah, itulah
tips dan trik agar mudah bangun semoga bisa mudah bangun dengan sedikit
tips di atas.
Credits:
http://www.satujam.com/doa-sebelum-tidur-2/
Posting Komentar Blogger Facebook