Galangkita.com - Mentimun adalah salah satu jenis sayuran yang sering dikonsumsi sebagai lalapan dan acar. Mentimun juga bermanfaat untuk mendukung kesehatan dan kecantikan kulit. Namun saat ini, studi baru telah membuktikan bahwa mentimun bisa dimanfaatkan untuk mengobati penyakit kanker dan diabetes. Rasa pahit yang terkandung pada mentimunlah yang membuat jenis sayuran ini bermanfaat untuk menyembuhkan kanker dan diabetes.
Rasa pahit tersebut tidak hanya terkandung pada mentimun, namun juga dapat ditemukan pada labu, melon dan semangka dan labu. Rasa pahit disebabkan oleh senyawa yang disebut cucurbitacins. Mentimun memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga tepat jika dijadikan sebagai sayuran lalapan.
Seperti dikutip Boldsky, kandungan air dalam mentimun hampir 96 persen. Padahal mentimun mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang lebih sedikit daripada buah-buahan dan sayuran lainnya, namun, mentimun memiliki banyak khasiat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.Mau tahu mengapa mentimun bisa dimanfaatkan sebagai obat kanker dan diabetes? Berikut alasannya.
Pahit
Mentimun memiliki rasa pahit yang diatur oleh dua sifat genetik, Bi dan Bt. Bi mendukung penyebaran rasa pahit ke seluruh bagian tanaman, dan Bt menjadikan rasa pahit pada buah. Kandungan senyawa tersebut bersifat obat dan mampu menyembuhkan.
Lignan
Pada mentimun ditemukan tiga bagian lignan yang sangat berguna untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan beberapa jenis kanker. Salah satu lignan, Pinoresinol, telah membuktikan dapat mengurangi pertumbuhan sel-sel leukemia.
Cucurbitacin
Cucurbitacin dihasilkan melalui sembilan gen teridentifikasi dimana terdapat dua faktor transkripsi yang mengaktifkan sembilan gen tersebut. Cucurbitacin merupakan sumber utama dalam mentimun yang dinilai efektif untuk menyembuhkan penyakit kanker dan diabetes.
Saponin
Pada mentimun ditemukan kandungan saponin yang berguna seperti obat alami untuk diabetes. Senyawa tersebut mampu memperluas jaringan, sehingga memungkinkan insulin dan glikogen untuk masuk ke dalam sel. Saponin dapat bermanfaat untuk menekan kadar gula dalam urine serta mendorong lemak untuk larut dalam jaringan. Inilah yang menyebabkan mentimun baik untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes.
Mentimun dalam diet
Ditemukan banyak Kalium, vitamin K dan vitamin C dalam mentimun. Karena kandungannya yang rendah karbohidrat, sehingga baik dikonsumsi untuk penderita diabetes. Faktanya, sayuran ini merupakan jenis sayuran terbaik yang digunakan untuk diet sehat, baik itu disajikan sebagai salad atau jus.
Rasa pahit tersebut tidak hanya terkandung pada mentimun, namun juga dapat ditemukan pada labu, melon dan semangka dan labu. Rasa pahit disebabkan oleh senyawa yang disebut cucurbitacins. Mentimun memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga tepat jika dijadikan sebagai sayuran lalapan.
Seperti dikutip Boldsky, kandungan air dalam mentimun hampir 96 persen. Padahal mentimun mempunyai kandungan vitamin dan mineral yang lebih sedikit daripada buah-buahan dan sayuran lainnya, namun, mentimun memiliki banyak khasiat yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.Mau tahu mengapa mentimun bisa dimanfaatkan sebagai obat kanker dan diabetes? Berikut alasannya.
Pahit
Mentimun memiliki rasa pahit yang diatur oleh dua sifat genetik, Bi dan Bt. Bi mendukung penyebaran rasa pahit ke seluruh bagian tanaman, dan Bt menjadikan rasa pahit pada buah. Kandungan senyawa tersebut bersifat obat dan mampu menyembuhkan.
Lignan
Pada mentimun ditemukan tiga bagian lignan yang sangat berguna untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan beberapa jenis kanker. Salah satu lignan, Pinoresinol, telah membuktikan dapat mengurangi pertumbuhan sel-sel leukemia.
Cucurbitacin
Cucurbitacin dihasilkan melalui sembilan gen teridentifikasi dimana terdapat dua faktor transkripsi yang mengaktifkan sembilan gen tersebut. Cucurbitacin merupakan sumber utama dalam mentimun yang dinilai efektif untuk menyembuhkan penyakit kanker dan diabetes.
Saponin
Pada mentimun ditemukan kandungan saponin yang berguna seperti obat alami untuk diabetes. Senyawa tersebut mampu memperluas jaringan, sehingga memungkinkan insulin dan glikogen untuk masuk ke dalam sel. Saponin dapat bermanfaat untuk menekan kadar gula dalam urine serta mendorong lemak untuk larut dalam jaringan. Inilah yang menyebabkan mentimun baik untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes.
Mentimun dalam diet
Ditemukan banyak Kalium, vitamin K dan vitamin C dalam mentimun. Karena kandungannya yang rendah karbohidrat, sehingga baik dikonsumsi untuk penderita diabetes. Faktanya, sayuran ini merupakan jenis sayuran terbaik yang digunakan untuk diet sehat, baik itu disajikan sebagai salad atau jus.

Posting Komentar Blogger Facebook